BAB dari lembaga swadaya masyarakat yang bernaung dalam

BAB 2

LANDASAN TEORI

 

2.1.   Profil
Instansi

Tempat kerja praktek
dilaksanakan di SMAN 1 Pasawahan Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta.

2.1.1. Sejarah
Singkat Instansi

Pada tahun 2002 2003 program
pemerintah untuk melaksanakan wajib belajar 12 tahun dan melaksanakan program
pendidikan tingkat SLTA di tiap-tiap wilayah kecamatan telah dilaksanakan dan
dipercayakan kepada dua kecamatan di wilayah kabupaten Purwakarta, kedua
kecamatan yang ditunjuk yaitu kecamatan Pasawahan dan kecamatan Tegal Waru. Di
kecamatan Pasawahan ini, penyelenggaraan pendidikan ditingkat SLTA sangat
mendapatkan tanggapan positif, salah satu buktinya antusias dalam menyambut
pendirian SMA Negeri 1 Pasawahan adalah dukungan dari lembaga swadaya
masyarakat yang bernaung dalam wadah Forum Komunikasi sarjana pasawahan atau
lebih dikenal dengan FKSP.

SMAN 1 Pasawahan berada di
Pasawahan pada tahun pelajaran 2002 2003, dengan jumlah siswa sebanyak 182
siswa, hasil dari rekuitmen SMAN 1 Purwakarta sebagai sekolah pembinanya. Drs,
Bahrum Munajat, M.M., menjadi kepala sekolah pertama di SMAN 1 Pasawahan,
dibantu oleh Drs. Yani Sunardi sebagai wakil kepala sekolah.

Selama satu semester pembelajaran
dilaksanakan di gedung SDN 2 Pasawahan  yang lokasinya terletak di
Cihideung. Kemudian secara bertahap pada bulan september 2002 gedung SMAN 1
Pasawahan didirikan di Kp. Sukamaju, Ds. Pasawahan, Kabupaten Purwakarta yang
menempati area lahan seluas 10.000 m2. Lahan ini diperoleh dari
bantua pemerintah kabupaten seluas 4.000 m2 dan hibah dari bapak Nana Narasa
seluas 6.000 m2. Pertengahan tahun pelajaran 2002 2003 kepala
sekolah SMAN 1 Pasawahan dialih tugaskan dari DRS. Bahrum Munajat M.M kepada
Drs. Gaos suherman dan sekaligus sebagai sekolah yang berdiri sendiri. 

Setelah Drs. Gaos suherman,
diteruskan oleh Drs. Jajat Sudrajat, M.Pd, setelah itu oleh Hj.Sri Mulyani,
S.Pd, M.Pd dan diteruskan oleh Dra. Titin Kuraesin M.Pd. Sampai saat ini SMAN 1 Pasawahan terus berbenah diri dengan memperhatikan
berbagai kekurangan kekurangan sarana dan prasarana belajar. 

 

2.1.2. Visi Dan Misi Instansi

Visi dan misi adalah sasaran dan tujuan didirikannya suatu perusahaan atau instansi. Setiap perusahaan atau instansi pasti memiliki visi dan misi
masing-masing untuk menjalankan aktivitas perusahaan tersebut. Adapun visi dan
misi dari SMA Negeri 1 Pasawahan.

2.1.2.1. Visi Sekolah

SMAN 1 Pasawahan  memiliki visi yang
dijadikan sebagai acuan atas berdirinya SMA ini, yaitu

 “Unggul
Prestasi, Luhur Dalam Peradaban Bangsa di Landasi Keimanan dan Ketakwaan Serta
Peduli Pada Lingkungan Sekitar.

2.1.2.2. Misi Sekolah

Dengan
adanya misi SMAN 1 Pasawahan mempunyai tujuan dalam membangun SMA yang lebih
baik ,yaitu

1.     
Meningkatkan
Mutu Pendidikan dan Pengajaran

2.     
Meningkatkan
Profesionalisme Pendidik dan Tenaga Kependidikan

3.     
Meningkatkan
Keimanan dan Ketaqwaan

4.     
Menciptakan
Suasana yang Berbudaya dan Peduli Pada Lingkungan Sekitar Serta Peradaban
Bangsa

5.     
Peningkatan
Keteladanan dan Penerapan Disiplin yang Profesional

6.     
Meningkatkan
Prestasi Akademik dan Non Akademik

7.     
Mengembangkan
Kearifan Lokal Berbasis Global

2.1.3. Struktur Organisasi Instansi

Dalam analisis struktur organisasi ini
akan dijelaskan mengenai rangkaian aktivitas yang terdapat di dalam sekolah
tersebut. Struktur organisasi merupakan susunan dari setiap jabatan yang sudah
stabil dan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi orang yang tergabung
dalam organisasi tersebut. Dengan adanya struktur organisasi, maka setiap
pimpinan atau bawahan mengetahui dengan jelas tugas dan fungsi yang harus
dilaksanakan atau batas wewenang dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan.
Dibawah ini adalah struktur organisasi pada SMAN 1 Pasawahan :

Gambar 2.1 Struktur Organisasi di SMAN 1
Pasawahan

 

 

 

2.1.4. Deskripsi
Tugas

Adapun
deksripsi tugas dari struktur organisasi yang terlibat dalam kepengurusan
ektrakurikuler, yang menjadi bagian dari jabatannya. Jabatan itu sendiri
mempunyai tugasnya masing-masing yang berperan sebagai acuan terhadap kinerja
dalam bidangnya masing-masing.

         Kepala Sekolah berperan sebagai
Edukator, Manager, Administrator, Supervisor, Leader, Inovator dan Motivator
(EMASLIM). Sebagaimana Kepala Sekolah selaku Edukator, yang bertugas
melaksanakan proses pengajaran secara efektif dan efisien. Selaku Manajer
bertugas untuk menyusun perencanaan, mengorganisasikan kegiatan, mengarahkan
atau mengendalikan kegiatan, mengkoordinasikan kegiatan, melaksanakan
pengawasan, menentukan kebijaksanaan, mengadakan rapat dalam mengambil
keputusan, mengatur proses belajar mengajar, dan mengatur administrasi. Selain
itu kepala sekolah bertugas  sebagai
administrator yang dapat menyelenggarakan administrasi dan kepala sekolah
sebagai supervisor bertugas menyelenggarakan supervisi mengenal.

         Wakasek bidang akademik melakukan hal
yang berkaitan dengan proses belajar mengajar seperti menyusundan menjabarkan
kalender pendidikan, menyusun pembagiantugas guru dan jadwal pelajaran,
mengatur penyusunan program pengajaran, mengatur pelaksanaan program penilaian
kriteria kenaikan kelas, mengatur pelaksanaan program perbaikan dan pengayaan,
mengatur pemanfaat lingkungan sebagai sumber belajar, mengembangkan MGMP da
koordinator mata pelajaran, mengatur mutasi siswa, dan melaksanakan supervise
administrasi dan akademis.

         Wakasek bidang kesiswaan menagani
berbagai hak yang berkaitan dengan siswa seperti mengatur pelaksanaan bimbingan
konseling, mengatur dan mengkoordinasikan pelaksanaan 7K, mengatur dan membina
program kegiatan OSIS, dan mengatur pelaksanaan kurikuler dan ekstrakurikuler.

         Wakasek bidang sarana prasarana dan
bidang hubungan menagani hal yang berkaitan tentang infrastruktur pada
lingkungan sekolah untuk memajukan berbagai aspek di sekolah.

         Tata usaha yang ada di SMAN 1 Pasawahan
bertugas untuk penyusunan program kerja tata usaha sekolah, pengelolaan
keuangan sekolah, pengurus administrasi ketenagaan dan siswa, pembinaan dan
pengembangan karir pegawai tata usaha, penyusunan administrasi perlengkapan,
penyusudan dan penyajian data sekolah, mengkoordinasikan dan melaksanakan 7k,
penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan kurikuler dan
ekstrakurikuler.

         Wali kelas menagani hal yang berkaitan
dengan siswa pada setiap kelasnya masing-masing. Seperti halnya guru, wali
kelas lebih berperan penting pada kelas yang dibimbingnya. Setiap wali kelas
bertugas untuk pengelolaan kelas,pengisian daftar kumpulan nilai, pembuatan
catatan khusus tentang siswa, pengisian buku laporan penilaian hasil belajar,
pembagian buku laporan hasil belajar.

         Pembina ekstrakurikuler dan operator
saling berkaitan, dikarenakan pada setiap siswa yang ingin mendaftarkan diri
pada ekstrakurikuler, diwajibkan mengisi formulir yang ada di pembina
ekstrakuriler atau di operator sekolah. Pembina ekstrakurikuler dapat
menyerahkan formulir pendaftaran tersebut kepada operator sekolah, untuk dapat
di masukan kedalam data sekolah.

           

2.2. Analisis
Sistem

Dengan
dilakukannya penelitian di SMAN 1 Pasawahan, dapat disimpulkan bahwa dalam
penanganan pendaftaran ekstrakurikuler, dapat dibuat sistem informasi berbasis
web. Dikarenakan hingga saat ini siswa lebih banyak menggunakan fasilitas
internet yang ada dan operator meminta untuk pendaftaran ekstrakurikuler
berbasis web. Agar lebih mudah dalam penaganannya, dibawah ini beberapa
pembahasan analisis sistem.

 

2.2.1. Pengertian
Sistem

Sistem ialah
suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama
untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu
tujuan. Pada prinsipnya setiap sistem memiliki empat elemen, yaitu : 1

a)      
Objek, yang dapat
berupa bagian, elemen, ataupun variabel. Ia dapat berupa benda fisik, abstrak,
ataupun keduanya sekaligus; tergantung pada sifat sistem tersebut.

b)      
Atribut, yang
menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya.

c)      
Hubungan
internal, diantara objek-objek didalamnya.

d)      
Lingkungan,
tempat di mana sistem berada.

                                                                                 

2.2.2. Pengertian
Sistem Informasi

Sistem informasi adalah kombinasi dari
teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk
mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem
informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses,
algoritmik, data dan teknologi. Komponen prosedur dalam sistem informasi
berkaitan dengan prosedur manual dan prosedur berbasis computer serta standar
untuk mengolah data menjadi informasi yang berguna. Suatu prosedur adalah
urutan langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan satu atau lebih aktivitas
pengolahan informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel,
efektif dan efisien. Sistem informasi merupakan suatu sistem yang menerima
input atau masukan data dan instruksi, mengolah data sesuai dengan instruksi
dan mengeluarkan hasilnya.
Tujuannya adalah untuk menyajikan informasi guna pengambilan keputusan pada
perencanaan, pemrakarsaan, pengorganisasian, pengendalian kegiatan operasi
suatu perusahaan yang menyajikan sinergi organisasi pada proses. 2

 

 

 

2.2.3. Pengertian
Aplikasi

         Aplikasi merupakan penerapan, menyimpan
hal, data, permasalahan pekerjaan suatu sarana atau media yang digunakan untuk
menerapkan atau mengimplikasikan hal atau permasalahan tersebut, sehingga
berubah menjadi suatu bentuk yang baru tanpa menghilangkan nilai-nilai dasar
dari hal, data, permasalahan atau pekerjaan. dalam hal ini hanya bentuk dari
tampilan data yang berubah, sedangkan isi yang termuat dalam data tersebut
tidak mengalami perubahan program aplikasi adalah sekumpulan instruksi yang
tersusun menurut urutan yang logis dan dikenal oleh komputer atau program yang
dipakai untuk melakukan atau mempermudah suatu pekerjaan.3

 

2.2.4. Pemrograman
Terstruktur

Pemrograman
terstruktur adalah suatu proses untuk mengimplementasikan urutan langkah untuk
menyelesaikan suatu masalah dalam bentuk program. Selain
itu pemrograman terstruktur adalah suatu aktivitas pemrograman dengan
memperhatikan urutan langkah-langkah perintah secara sistematis, logis, dan
tersusun berdasarkan algoritma yang sederhana dan mudah dipahami. Prinsip dari
pemrograman terstruktur adalah jika suatu proses telah sampai pada suatu titik
atau langkah tertentu maka proses selanjutnya tidak boleh mengeksekusi langkah
sebelumnya atau kembali lagi ke baris sebelumnya, kecuali pada langkah-langah
untuk proses berulang loop. 4

Istilah
pemrograman terstruktur Structured
Programming mengacu dari suatu kumpulan teknik yang dikemukakan oleh Edsger
Dijkstra. Teknik ini akan meningkatkan produktifitas programmer, dengan
mengurangi waktu yang dibutuhkan dalam penulisan write, dan pengujian test, penelusuran kesalahan debug dan pemeliharaan maintenance
suatu program. Dalam pemrograman terstruktur atau pemrograman secara modular,
suatu program akan dipilah ke dalam sejumlah modul, dimana setiap modul
menjalankan fungsinya sendiri. Tentunya fungsi yang dijalankan oleh setiap
modul sangat terbatas sesuai dengan ruang lingkup yang akan dikerjakan. Dengan
adanya sejumlah modul program, tentu saja kesalahan yang timbul dapat
dikurangi. Sifat-sifat pemrograman
terstruktur : 4

1. Memuat teknik pemecahan masalah yang
logis dan sistematis.

2. Memuat algoritma yang efisien, efektif
dan sederhana.

3. Program disusun dengan logika yang
mudah dipahami.

4. Tidak menggunakan perintah GOTO

5. Biaya pengujian program relative
rendah.

6. Memiliki dokumentasi yang baik.

7. Biaya perawatan dan
dokumentasi yang dibutuhkan relative rendah.

 

2.2.5. Pemodelan
Data

Pemodelan
sistem memainkan peranan yang penting dalam pengembangan sistem. Pemodelan data
kadang-kadang disebut pemodelan database karena model data kadang-kadang
diimplementasikan sebagai sebuah database. Pemodelan data dapat di gambarkan
dengan ERD. ERD merupakan suatu diagram yang digunakan untuk menghubungkan
antar elemen Relational Condition, dimana pada tahap selanjutnya dapat
diimplementasikan kedalam bentuk tabel relasi.

               ERD menggunakan sejumlah notasi
dan simbol untuk menggambarkan struktur dan hubungan antar data, pada dasarnya
ada 3 macam simbol yang digunakan, yaitu 5 :

1.           
Entity : suatu
objek yang dapat diidentifikasi dalam lingkaran pemakaian dan sesuatu yang
penting bagi pemakai dalam konteks sistem yang akan dibuat.

2.           
Atribut : elemen
dari sebuah entity yang berfungsi mendeskripsikan karakter entity.

3.           
Relationship :
sebagai penghubung atau relasi antara entity dengan entity  atau relasi antar entity dengan atribut.

Beberapa macam hubungan antar
relasi, antara lain :

a.            
Satu Ke Satu  

Bentuk
relasi antara satu entitas dengan sejumlah satu ke entitas dengan jumlah yang
sama.

b.           
Satu Ke Banyak

Bentuk
relasi dari entitas dengan jumlah satu ke entitas lain yang berjumlah lebih
dari satu (entitas dengan banyak alternatif tujuan).

c.            
Banyak ke Banyak

Bentuk
relasi yang mendeskripsikan permasalahan yang komplek yaitu hubungan antara entitas
yang berjumlah lebih dari satu dengan entitas yang sama.

2.3.   Analisis Sistem yang Sedang Berjalan

         Analisis sistem didefinisikan sebagai
penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian
komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi pemasalahan,
kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang
diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikannya.6

         Pada model analisis terdapat perangkat
lunak yang dapat digambarkan dalam bentuk sebagai berikut :

1.           
Flowmap

         Flowmap adalah penggambaran secara
grafik dari langkah-langkah dan urutan-urutan prosedur dari suatu program. Pada
sistem yang sedang berjalan saat ini dijelaskan  dengan flowmap proses.7

            Flowmap
proses merupakan teknik penggambaran rekayasa
industrial yang memecah dan menganalisis langkah selanjutnya dari sebuah
sistem.8

 

        

2.           
Diagram
Konteks

         Diagram konteks adalah diagram yang
terdiri dari suatu proses dan menggambarkan ruang lingkup suatu sistem.9 Diagram konteks merupakan level
tertinggi dalam DFD yang menggambarkan seluruh input ke sistem atau output dari
sistem. Diagram konteks memberi gambaran tentang keseluruhan sistem. Sistem dibatasi
oleh boundary. Dalam diagram konteks hanya ada suatu proses, tidak boleh ada
store dalam diagram konteks. Secara kalimat dapat dikatakan bahwa diagram
konteks ini berisi siapa saja yang memberi data ke sistem, serta kepada siapa
saja informasi yang harus dihasilkan sistem.

3.         
Data Flow Diagram (DFD)

         DFD atau diagram alir adalah suatu
model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan darimana asal
data dan kema tujuan data yang keluar dari sistem, di mana data disimpan,
proses apa yang menghasilkan data tersebut.10

 

2.3.1. Perangkat
Lunak Pembangun Sistem

        Perangkat lunak yang digunakan untuk pembuatan
sistem ekstrakulikuler ini yaitu:

2.3.1.1  Adobe
Dreamwaver

Adobe Dreamweaver adalah program
yang digunakan untuk membuat atau menyunting halaman web.11 Software
Dreamweaver dikeluarkan oleh Adobe System. Aplikasi ini banyak digunakan oleh
para programmer, desainer dan developer web dikarenakan kemudahan dalam
penggunaanya, kelengkapan fiturnya dan juga dukungannya terhadap teknologi
terkini. Dengan segala fitur yang ada pada Adobe Dreamweaver, membuat suatu web
bukanlah hal yang sulit. Kita tidak perlu menguasai berbagai macam bahasa
pemrograman web seperti HTML, CSS, Javascript, PHP, dan sebagainya. Cukup
mengetahui dasar dasarnya saja, karena didalam aplikasi ini sudah disediakan
alat alat otomatis. 

Selain itu, aplikasi ini juga
menyediakan 3 macam tampilan yaitu Code View, Design View dan Split View. Code
View cocok untuk para programmer yang terbiasa dengan kode kode pemrograman
web. Sedangkan Design View cocok untuk para Designer yang terbiasa dengan
visual. Jika ingin menggunakan keduanya, bisa memilih Split View.

 Fungsi
Adobe Dreamweaver

Adobe Dreamweaver mempunyai berbagai
macam kegunaan. Ini dia kegunaan Adobe Dreamweaver

a.            
Untuk
mendesain situs web

b.           
Untuk
membuat program berbasis web

c.            
Untuk
membuat template blog

d.           
Untuk
membuat situs web tanpa bersentuhan langsung dengan bahasa pemrograman12

 

2.3.1.2 
phpMyAdmin

phpMyAdmin adalah sebuah aplikasi web (web
application) untuk mengelola database MySQL dan database MariaDB dengan lebih
mudah melalui antarmuka grafis (user interface).13
Aplikasi web ini ditulis menggunakan bahasa pemrograman PHP. Sebagaimana
aplikasi-aplikasi lain untuk lingkungan web (aplikasi yang dibuka atau
dijalankan menggunakan peramban atau browser), phpMyAdmin juga mengandung unsur
HTML/XHTML, CSS dan juga kode JavaScript. Aplikasi web ini ditujukan untuk
memudahkan pengelolaan basis data MySQL dengan penyajian antar muka web (user
interface) yang lengkap dan menarik.

phpMyAdmin merupakan aplikasi web yang
bersifat open souce (sumber terbuka) sejak pertama kali dibuat dan
dikembangkan. Dengan dukungan dari banyak developer dan translator, aplikasi
web phpMyAdmin mengalami perkembangan yang cukup pesat dengan ketersediaan
banyak pilihan bahasa. Sampai saat ini, ada kurang lebih 65 bahasa yang sudah
didukung oleh aplikasi web phpMyAdmin.

Keberadaan phpMyAdmin yang dianggap sangat
penting dan juga sifatnya yang terbuka menjadikannya salah satu aplikasi yang
selalu ada di dalam cPanel (sebuah aplikasi populer untuk pengontrol website).
Hal ini menunjukkan bahwa penyedia web hosting (web hosting provider) menaruh
kepercayaan yang sangat bersar pada phpMyAdmin sebagai salah satu aplikasi web
yang dipasang (install) di server. Keuntungan hadirnya phpMyAdmin tidak saja
dinikmati oleh penyedia web hosting, Anda juga bisa menginstal phpMyAdmin di
server Anda sendiri (server lokal) asalkan syarat minimumnya (minimum
requirenments) telah terpenuhi.

2.4 Pengujian

           Pengujian sistem dimaksudkan untuk
menguji semua element perangkat lunak yang dibuat apakah sudah sesuai dengan
yang diharapkan. Rencana
Pengujian.14 Pengujian
software dalam penelitian ini dilaksanakan oleh pihak user atau pengguna,
sedangkan untuk metode pengujian yang digunakan adalah pengujian balack box. Pengujian black box adalah engujian aspek
fundamental sistem tanpa memperhatikan struktur logika internal perangkat
lunak. Metode ini digunakan untuk mengetahui apakah perangkat lunak berfungsi
dengan benar. Pengujian black box
merupakan metode perancangan data uji yang didasarkan pada sepesifikasi
perangkat lunak yang dibuat.