Daftar dan masyarakat.[3] b. Pengertian Pendidikan Menurut Agama

Daftar
Isi 

Halaman Judul                                                                                                                      1

Daftar Isi                                                                                                                                2

BAB I Pendahuluan                                                                                                            

A.    Latar Belakang                                                                                                      3

B.     Rumusan Masalah                                                                                                 4

C.     Tujuan Makalah                                                                                                    4

BAB II Pembahasan                                                                                                            

A.    Definisi Pendidikan                                                                                              5

B.     Definisi Pendidikan
Menurut Agama Islam                                                         5

C.     Peranan Penting
dan Manfaat Pendidikan bagi Individu, Masyarakat,               6

dan
Negara

D.   
Peranan
Penting dan Manfaat Pendidikan Menurut Sudut Pandang                   8

Agama
Islam

BAB III Penutup                                                                                                                

A.    Kesimpulan                                                                                                         10

B.     Saran                                                                                                                   11

BAB IV Daftar Pustaka                                                                                                     12

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

              BAB I    

Pendahuluan

 

a.      Latar Belakang

Pendidikan
merupakan aspek terpenting dalam kehidupan, dan sangat mempengaruhi suatu individu,
masyarakat hingga suatu Negara. Dalam agama Islam sendiri pun diwajibkan untuk
menuntut ilmu seperti yang tertera dalam suatu Hadits yang artinya ‘Carilah
ilmu dari semenjak kamu dalam buaian hingga liang lahat’.

Namun pada
kenyataannya, di Indonesia masih banyak khusunya anak-anak yang tidak mengenyam
pendidikan karena keterbatasan biaya dan masih memiliki pikiran bahwa
pendidikan itu tidak penting, terutama bagi anak perempuan. Selain kurangnya
pendidikan dalam bidang akademis, masyarakat Indonesia juga sedang mengalami
dekadensi moral, etika, dan krisis dalam toleransi beragama. Pengembangan
pendidikan di Indonesia juga tidak hanya menekankan bidang Ilmu dan Teknologi
saja, kedua bidang tersebut harus diiringi sistem religi atau agama yang proposional.
Dengan tujuan, agar tidak melahirkan para ilmuwan dan cendikiawan yang
menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan sesuatu.

Menjadikan
pendidikan sebagai topic bahasan dari tujuan-tujuan lainnya yang dicanangkan
oleh Suitanbel Development Goals (SGDs) , karena menurut saya pribadi,
Pendidikan sebagai dasar dan memberikan dampak besar bagi SGDs lainnya, seperti
kemiskinan, kelaparan, dan SGDs lainnya.

 

 

 

 

 

b.      Rumusan Masalah

1.      Apa definisi
dari pendidikan?

2.      Apa itu
pendidikan menurut sudut pandang agama Islam?

3.      Bagaimana
pendidikan memiliki peranan penting dan manfaat bagi individu, masyarakat,
hingga suatu Negara?

4.      Bagaimana
pentingnya Pendidikan melalui sudut pandang agama Islam?

 

 

c.       Tujuan dan Manfaat

1.      Mengetahui
peranan penting pendidikan bagi individu, masyarakat dan suatu negara

2.      Mengetahui
pentingnya pendidikan dalam sudut pandang agama Islam

3.      Sebagai bahan
dasar pengimplementasian pendidikan berkualitas di Indonesia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

          BAB II 
    

                Pembahasan

 

a.     
Definisi
Pendidikan

Menurut
Dewantara, K. (n.d) Pendidikan adalah
suatu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Maksudnya ialah bahwa
pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada peserta didik agar
sebagai manusia dan anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan
kebahagiaan hidup yang setinggi-tingginya.1

 

Menurut
Yunus, M. (n.d) Pendidikan ialah suatu
usaha yang dengan sengaja dipilih untuk mempengaruhi dan membantu anak yang
bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, jasmani dan akhlak sehingga
secara perlahan bisa mengantarkan anak kepada tujuan dan cita-citanya yang
paling tinggi. Agar memperoleh kehidupan yang bahagia dan apa yang dilakukanya
dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, masyarakat, bangsa, negara dan agamanya.2

 

Sesuai dengan UU
SISDIKNAS No.20 tahun 2003: Pendidikan merupakan suatu usaha yang dilakukan
secara sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana dan proses pembelajaran
agar peserta didik secara aktif mampu mengembangkan potensi yang ada didalam
dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, kepribadian yang
baik,  pengendalian diri, berakhlak
mulia, kecerdasan,dan keterampilan yang diperlukan oleh dirinya dan masyarakat.3

 

b.     
Pengertian
Pendidikan Menurut Agama Islam

Pendidikan Islam
itu sendiri adalah pendidikan yang berdasarkan Islam. Isi ilmu adalah teori.
Isi ilmu bumi adalah teori tentang bumi. Maka isi Ilmu pendidikan adalah
teori-teori tentang pendidikan, Ilmu pendidikan Islam secara lengkap isi suatu
ilmu bukanlah hanya teori.

Pengertian
pendidikan bahkan lebih diperluas cakupannya sebagai aktivitas dan fenomena.
Pendidikan sebagai aktivitas berarti upaya yang secara sadar dirancang untuk
membantu seseorang atau sekelompok orang dalam mengembangkan pandangan hidup,
sikap hidup, dan keterampilan hidup, baik yang bersifat manual (petunjuk
praktis) maupun mental, dan sosial sedangkan pendidikan sebagai fenomena adalah
peristiwa perjumpaan antara dua orang atau lebih yang dampaknya ialah
berkembangnya suatu pandangan hidup, sikap hidup, atau keterampilan hidup pada
salah satu atau beberapa pihak, yang kedua pengertian ini harus bernafaskan
atau dijiwai oleh ajaran dan nilai-nilai Islam yang bersumber dari al Qur’an
dan Sunnah (Hadist).4

 

c.      
Peranan Penting dan
Manfaat Pendidikan bagi Individu, Masyarakat, dan Negara

 

Pendidikan memiliki banyak manfaat bagi hajat hidup orang banyak, baik
bagi Individu atau perorangan, masyarakat banyak, maupun bagi suatu Negara.
Peranan dan Manfaat Pendidikan bagi individu sendiri adalah sebagai sarana
untuk mengembangkan potensi  yang dibawa
sejak  lahir. Melalui pendidikan seorang
individ akan dapat mengasah bakat bawaannya. Berkaitan dengan hal tersebut maka
pendidikan harus dititingkatkan kualitasnya sedemikian rupa sehingga para siswa  dapat belajar untuk mengembangkan bakatnya
masing-masing semaksimal mungkin dan berupaya mengantarkan mereka untuk menjadi
individu yang bermartabat. Pendidikan juga memiliki peran penting dalam
mengubah perilaku seseorang dari yang kurang baik menjadi lebih baik. Melalui
pendidikan yang baik seseorang akan dilatih untuk hanya berfikir dan berbuat
hal-hal yang positif, oleh karena itu pendidikan memiliki arti yang sangat
penting dalam mengubah perilaku seseorang. Hal tersebut dapat diterapkan
melalui keteladanan dan pembiasaan bagi individu. Pendidikan juga memiliki
manfaat sebagai sarana untuk mempersiapkan masa
depan. Melalui pendidikan yang baik, yang dapat mengembangkan potensi peserta
didik secara maksimal, baik intelektual, psikomotorik maupun spiritualnya, akan
memungkinkan bagi peserta didik untuk lebih siap dalam menghadapi masa depan.5

Selain untuk mencerdaskan dan
mengembangkan bakat, pendidikan juga menjadi sarana untuk
mengembangkan kepribadian. Kepribadian seseorang tercermin dari pola perilaku
seseorang, perilaku tersebut merupakan representasi dari pikiran
(kemampuan intelektual) dan perbuatan (psikomotorik dan akhlak). Sementara itu
kemampuan intelektual serta psikomotorik dan akhlak seseorang dapat diperoleh
melalui pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan yang baik akan tercermin dari
kepribadian individu-individu hasil didikannya. Pendidikan harus
senantiasa mengedepankan pengembangan kepribadian melalui pendidikan
akhlak/karakter.

Kemudian, yang akan dibahas adalah Peranan Penting dan
Manfaat Pendidikan bagi Masyarakat. Pendidikan berperan dalam mendorong
terjadinya perubahan dan kendali sosial. Hal tersebut sangat mungkin terjadi
karena dengan dihasilkannya individu-individu yang terdidik dengan baik secara
tidak langsung akan mendorong tumbuhnya masyarakat pembangun – yaitu masyarakat
yang senantiasa memiliki keinginan untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih
baik – dan masyarakat ‘yang kritis’ yaitu masyarakat yang senantiasa
menyuarakan upaya perbaikan ketika sesuatu yang tidak baik terjadi. Pendidikan
berperan dalam mengembangkan nilai-nilai sosial dan moral yang ada di
masyarakat. Pada dasarnya pendidikan tidak hanya semata-mata membekali peserta
didik dengan kemampuan intelektual dan keterampilan (skill) saja melainkan juga
sebagai upaya untuk mengembangkan sikap atau akhlak masyarakat ke arah yang
lebih baik. Artinya, jika melalui aktivitas pendidikan telah dapat menghasilkan
individu-individu yang berakhlak baik, maka sudah dapat dipastikan nilai-nilai
sosial dan moral yang tumbuh dalam masyarakatpun akan menjadi lebih baik.

Pendidikan juga memiliki peranan
penting bagi suatu Negara. Negara Indonesia sendiri memiliki cita-cita yang
tertera dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945
alinea ke-empat yaitu “….untuk membentuk suatu pemerintah negara
Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah
Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban
dunia yang berdasarkan kemerdekaan……’. Pendidikan dapat meningkatkan nasionalisme dan tanggung-jawab
sosial warga negara. Hal tersebut sangat memungkinkan terjadi jika sistem
pendidikan secara nasional telah menggariskan pendidikan kewarga-negaraan dan
pendidikan moral dengan baik dan dieksekusi oleh lembaga-lembaga pendidikan
serta para pelakunya dengan baik pula. Pendidikan berperan sebagai sarana
pelatihan kepemimpinan bagi warga suatu Negara. Dalam hal pendidikan
sikap/akhlak, sudah tentu termasuk didalamnya adalah melatih peserta didik
untuk dapat hidup mandiri, demokratis, toleran, bertanggung-jawab dan karakter
yang merupakan bagian dari sikap kepemimpinan seseorang. Dengan  demikian, jika pendidikan di sekolah-sekolah
telah dilakukan dengan mengedepankan pendidikan sikap/akhlak, artinya negara
telah memfasiltasi warganya untuk memiliki karakter kepemimpinan yang baik dan
melatih calon-calon pemimpin baru bagi negara tersebut. Serta pendidikan bagi
suatu negara berperan dalam
pengembangan bangsa secara keseluruhan. Bahwa
jika seluruh masyarakat dalam sebuah negara terdidik,
maka sudah dapat dipastikan jika negara tersebut memiliki sumber daya manusia yang
baik pula, karena pada dasarnya sumber daya manusia merupakan modal dari segala
modal bagi sebuah bangsa. Karena
adanya pendidikan yang baik, maka akan dihasilkan pelaku ekonomi, politik, sosial,
budaya,
dan hukum yang handal, serta mampu mengarahkan jalannya sebuah negara ke arah
yang lebih maju dan bermartabat.

 

 

d.     
Peranan Penting dan Manfaat Pendidikan
Menurut Sudut Pandang Agama Islam

Dalam agama Islam sendiri, wajib hukumnya untuk
menuntut ilmu bagi seluruh umat muslim di muka bumi ini. Seperti yang tertera
pada hadits

1.      Hadist
‘Kewajiban Mencari Ilmu’

??????
????????? ?????????? ????? ????? ???????? ????????????

Artinya : “Mencari ilmu itu adalah
wajib bagi setiap muslim laki-laki maupun muslim perempuan”. (HR. Ibnu Abdil
Barr)

 

2.     
Hadits
“Menginginkan Kebahagiaan Dunia-Akhirat Harus Wajib dengan Ilmu”

?? ????? ???????????? ?????????? ??? ????????? ?????? ??????????????????
?????????? ???????????? ?????? ???????????? ?????????? ???????????

Artinya : “Barang siapa yang
menghendaki kehidupan dunia maka wajib baginya memiliki ilmu, dan barang siapa
yang menghendaki kehidupan Akherat, maka wajib baginya memiliki ilmu, dan
barang siapa menghendaki keduanya maka wajib baginya memiliki ilmu”. (HR.
Turmudzi)

 

3.     
Hadits
“Keutamaan Mencari Ilmu”

???? ?????? ??? ?????? ????????? ?????? ??? ???????? ????? ?????? ????????

Artinya : “Barang siapa yang
keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah hingga ia pulang”. (HR.
Turmudzi)

 

4.     
 Hadits “Kewajiban dan Keutamaan Menuntut Ilmu”

???? ?????? ????????? ?????????? ?????? ??????? ??????? ????? ???? ?????????
?????

??????????

Artinya : “Barang siapa yang
menempuh jalan untuk mencari suatu ilmu. Niscaya Allah memudahkannya ke jalan
menuju surga”. (HR. Turmudzi)6

 

Dengan mengenyam pendidikan, seseorang
mampu melakukan hal yang dianggap bermanfaat bagi dirinya dan orang lain dengan
meng-implementasikan oleh perorangan saja, akan tetapi lingkungan sekitar
bahkan masyarakat luas dapat terkena percikan manfaat dari ilmu yang dimiliki
seseorang. Berikut penjelasan manfaat dari mengenyam pendidikan menurut sudut
pandang agama Islam :

1. Mampu membedakan
yang benar dan yang salah

Manfaat menuntut ilmu seseorang tidak akan terperangkap pada
perbuatan atau tindakan yang salah. Kemungkinan untuk melakukan tindakan salah
karena pengaruh dari orang lain juga sangat kecil. Orang berilmu akan punya
landasan hidup yang kuat serta selalu berusaha menempatkan diri pada posisi
yang dianggap tepat.

 

2. Bermanfaat
hingga akhir hayat

Setelah manusia mati (wafat) maka terputus sudah segala hal
tentang duniawi pada dirinya. Hakikatnya, manusia akan meninggalkan segala
bentuk urusan yang terjalin pada manusia secara otomatis ketika mati. Dengan
ilmu yang ditinggalkan atau disampaikan, seseorang akan terkenang sampai
kapanpun. Istilah menulislah maka kau akan abadi adalah bentuk dari proses
penularan ilmu melalui tulisan. Ilmu yang terdapat didalam tulisan tersebut
akan selalu bermanfaat bahkan setelah penulisnya wafat.

3. Sarana menuju pintu
surga

Kelak pada kehidupan berikutnya manusia akan menempati suatu
ruang bernama surga. Melalui kemampuan seseorang bisa membedakan hal yang benar
dan hal yang salah. Dengan pengetahuan akan kebenaran, manusia yang berpikir
normal pasti akan berusaha semaksimal mungkin melakukan tindakan atau perbuatan
yang benar serta menjauhi tindakan atau perbuatan yang dianggap salah. Kebenaran
itulah yang akan menghantarkan seseorang menuju tempat bernama surga.

4. Meninggikan derajat
manusia

Derajat atau tingkatan manusia akan terangkat dengan ilmu
atau pengetahuan yang dimiliki. Baik dimata Allah SWT atau dalam pandangan
sesama manusia, orang yang berilmu senantiasa mendapat penghormatan yang baik.
Bahkan seseorang yang berada proses menuntut ilmu pun sudah mendapat pandangan
positif dari lingkungan sekitar.

5. Merupakan hal
yang berharga selain harta

Dalam kehidupan ini manusia menganggap bahwa harta dan
kekayaan adalah 2 hal yang paling berharga. Harta dan kekayaaan yang
melimpah akan membuat seseorang berusaha menjaga supaya harta tersebut tidak
hilang. Berbeda dengan ilmu yang mampu menjaga diri manusia serta dapat mendatangkan
harta.

Seseorang yang kaya saja tidak akan bisa bertahan pada
keadaan melimpah yang ia jaga. Akan tetapi orang berilmu yang mampu mengolah
keadaan yang dapat mendatangkan harta secara berkesinambungan dalam jangka
waktu lama dengan pengetahuan yang ia miliki.

 

 

 

 

 

 

                                                BAB III

                                       Penutup

a.     
Kesimpulan

 

Menurut Bapak
Pendidikan di Indonesia, Ki Hajar Dewantara, Pendidikan adalah suatu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya
anak-anak. Sedangkan menurut agama Islam, Pendidikan adalah sebagai
aktivitas dan fenomena yang secara sadar dirancang untuk membantu seseorang
atau sekelompok orang dalam mengembangkan pandangan hidup, sikap hidup, dan
keterampilan hidup, baik petunjuk praktis maupun mental, dan sosial sedangkan
pendidikan yang harus bernafaskan atau dijiwai oleh ajaran dan nilai-nilai Islam
yang bersumber dari al Qur’an dan Sunnah (Hadist). Pendidikan memiliki banyak
manfaat bagi hajat hidup orang banyak, baik bagi Individu atau perorangan,
masyarakat banyak, maupun bagi suatu Negara. Bagi Individu sendiri sebagai
sarana untuk mengembangkan potensi  yang
dibawa sejak lahir serta memiliki peranan dalam mengubah perilaku seseorang
dari yang kurang baik menjadi lebih baik. Dan bagi
masyarakat, pendidikan berperan dalam mengembangkan nilai-nilai sosial dan
moral yang ada di masyarakat. Pendidikan
bagi
suatu negara
juga berperan dalam pengembangan bangsa secara keseluruhan. Bahwa
jika seluruh masyarakat dalam sebuah negara terdidik,
maka sudah dapat dipastikan jika negara tersebut memiliki sumber daya manusia
yang baik pula.

 

Dalam agama
Islam sendiri, wajib hukumnya untuk menuntut ilmu bagi seluruh umat muslim di
muka bumi ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Ibnu Adiil Barr, yang
artinya “Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki maupun
muslim perempuan”. Serta manfaat-manfaat menuntut ilmunya menurut islam adalah
manusia mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah, ilmu yang
dimiliki dan yang utamanya diamalkan dapat berguna hingga wafat, sarana untuk
menuju pintu surga, meninggikan derajat manusia di mata Allah dan manusia
lainnya, dan mendapatkan suatu hal yang lebih penting dibandingkan dengan
harta.

 

 

 

 

 

b.     
Saran

 

Masih banyaknya masyarakat Indonesia dan
umat muslim yang belum mengetahui peranan dan pentingnya pendidikan. Sebaiknya
pemerintah memberikan kebijakan wajib belajar selama 12 tahun, tidak hanya di
Ibukota Jakarta saja, melainkan ke seluruh pelosok Indonesia. Pemerintah juga dapat
memberikan sosialisasi dengan mengundang masyarakat di daerah-daerah di
Indonesia yang tingkat kualitas dan kuantitas pendidikannya masih kurang baik,
dengan memberi tahu bagaimana peranan dan pentingnya pendidikan bagi kehidupan.
Tidak hanya pemerintah, mahasiswa yang memiliki Tri Dharma Perguruan Tinggi,
yaitu Pengabdian kepada masyarakat, dapat memberikan atau mengamalkan ilmu yang
dimiliki bagi masyarakat khususnya anak-anak usia belajar yang membutuhkan.
Sehingga kualitas dan kuantitas pendidikan di Indonesia dapat mengalami
peningkatan.

 

 

 

1  Rhiyanto, T (2004) Pemikiran Ki Hajar
Dewantara Tentang Pendidikan diambil dari

http://www.bruderfic.or.id/h-59/pemikiran-ki-hajar-dewantara-tentang-pendidikan.html

2 Susanto,
B (2015) Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli diambil dari http://www.spengetahuan.com/2015/02/15-pengertian-pendidikan-menurut-para-ahli.html

3 Kemenristekdikti
(2003) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 20 Tahun 2003 diambil dari

http://kelembagaan.ristekdikti.go.id/wp-content/uploads/2016/08/UU_no_20_th_2003.pdf

4  Susanto, A. 2011) Pendidikan
dalam Pandangan Islam Diambil dari

 http://juniarari.blogspot.co.id/2011/11/pendidikan-dalam-pandangan-islam.html

5  Surnayat, D. (2015) Arti Pendidikan Bagi
Individu, Masyarakat dan Negara Diambil dari http://www.kabarcianjur.com/2015/04/arti-penting-pendidikan-bagi-individu.html

6  Hafidz,
A (2015) Hadist Tentang Kewajiban Menuntut Ilmu  diambil dari

 http://www.dic.or.id/hadist-tentang-kewajiban-menuntut-ilmu/